Tingkatkan Performa Website dengan Cloudflare

Kali ini saya akan membagikan, bagaimana Cara tingkatkan performa website menggunakan Cloudflare.

Sebuah website di era digital seperti sekarang ini sudah bukan lagi hal yang dianggap pendukung, tetapi merupakan suatu keharusan dimiliki oleh perusahaan. Baik untuk menunjang Brand image, sebagai media informasi, dan juga sebagai tempat untuk mencurahkan hati (untuk blogger galau).

Tapi, pernah gak kalian ketika sedang mengakses sebuah website, terus lemotnya gak ketulungan? apa yang kalian lakuin? pasti menutup website tersebut dan mencari di website lain (jika ada).

Kali ini saya akan coba memberikan pengalaman saya dalam hal ini menggunakan platform atau CMS WordPress.

google pagespeed arifharianto seo
google pagespeed arifharianto seo

Riset menunjukan bahwa, pengguna mobile semakin berkembang. Dan perlunya untuk memperhatikan kecepatan dalam mengakses website anda.

seo kecepatan website arifharianto
seo kecepatan website arifharianto

Bahkan ada pula yang menggambarkan anda dapat kehilangan beberapa juta rupiah hanya karena website anda lambat beberapa detik saja.

Penggunaan Cache

Selama ini kita kenal plugins yang dapat mempercepat kinerja website di WordPress salah satunya adalah management cache.

Sekilas tentang Cache, Cache adalah sebuah terobosan teknologi untuk membuat website semakin cepat. Sistemnya cukup mudah, biasanya yang dilakukan ccache adalah untuk membuat file HTML pada PHP, dimana hal itu akan mengurangi kinerja dari server.

Untuk jenis-jenis Chace ini ada banyak, mungkin akan ada bahasan sendiri mengenai cache ini nanti deh.

Kembali lagi ke bahasan, cara mempercepat akses menuju ke website menggunakan cloudflare.

Tentang CloudFlare

CloudFlare merupakan salah satu Content Delivery Network (CDN) yang berada di tengah – tengah domain dan web hosting anda. Analoginya sih gini, ketika pengunjung membuka website anda dengan domain tertentu, maka akan diarahkan ke alamat IP milik web hosting.

Selain itu fitur meminimalisir ancaman DDOS dan ditambah lagi dengan adanya caching pada CloudFlare akan membuat akses website anda menjadi lebih cepat.

Menarik bukan? Lalu bagaimana cara daftarnya?

Cara Daftar Cloudflare dan Settingnya

tutorial cloudflare arifhariantoid
tutorial cloudflare arifhariantoid

Untuk mendaftar di Cloudflare caranya mudah, anda dapat mengakses website berikut Cloudflare kemudian masukan email dan password untuk nantinya anda gunakan.

tutorial cloudflare add domain arifhariantoid
tutorial cloudflare add domain arifhariantoid

Jika sudah anda akan langsung disuruh untuk menginputkan nama website yang anda gunakan untuk di scan oleh system Cloudflare nantinya. Setelah proses pemindaian selesai click tombol continue.

tutorial cloudflare free plan arifhariantoid
tutorial cloudflare free plan arifhariantoid

Selanjutnya Anda akan disuguhkan dengan tampilan redirect domain dan juga Plan. Pilih saja free untuk minimal config sudah cukup kok, lalu click continue.

cloudflare dashboard arifhariantoid
cloudflare dashboard arifhariantoid

Dan ini dia tampilan dashboard jika anda sudah berhasil configure untuk pendaftaran domain anda. Selanjutnya anda tinggal mengaitkan domain anda dengan DNS milik Cloudflare yang tertera ketika pendaftaran. Anda bisa menggatinya melalui Cpanel web hosting anda. (Jika mengalami kesulitan bisa hubungi call center penyedia jasa hosting anda)

Jika sudah berhasil, maka harusnya Status yang tertera pada dashboard bukan lagi Pending, melainkan sudah Active dan berwarna hijau.

So, Sekarang waktunya kita Optimize si Cloudflare ini agar performanya Yahud (y)

Optimize Cloudflare Setting

Saya akan mencoba dua menu Cloudflare untuk optimasi website yaitu Speed dan Cache. Pertama kita akan coba untuk menu Speed terlebih dahulu. Pada menu ini anda dapat melakukan beberapa hal untu optimasi kecepatan pada website anda.

AutoMinify

tutorial cloudflare speed engagement arifhariantoid
tutorial cloudflare speed engagement arifhariantoid

Minify adalah salah satu fitur yang ada di Cloud Flare. Dengan fitur ini, anda dapat mengecilkan size yang dapat berpengaruh terhadap akses situs anda. Terdapat tiga pilihan yang bisa anda pilih semua yaitu :

  • Minify HTML
  • JavaScript
  • CSS

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika masih awam dalam hal ini, saya sarankan untuk menggunakan minify Javascript dan CSS saja.

Rocket Loader

tutorial cloudflare speed engagement rocket loader arifhariantoid
tutorial cloudflare speed engagement rocket loader arifhariantoid

Next, Recket loader ini fungsinya untuk mempercepat loading website anda jika terlalu banyak menggunakan Javascript. Untuk pengguna CMS menu ini sangat membantu banget untuk mengurangi load time pada server. Untuk selectornya, Anda  bisa memilih automatic.

Enable Accelerated Mobile Links

tutorial cloudflare speed engagement AMP mobile enable arifhariantoid
tutorial cloudflare speed engagement AMP mobile enable arifhariantoid

Dan yang terakhir pada menu speed ini adalah AMP mode. Gunanya adalah untuk mempercepat akses website pada mobile dengan mengesampingkan tampilan dan juga beberapa hal yang dianggap tidak penting.

Kalo fitur ini sih, saya cenderung tidak memakainya. Karena, bagi saya tampilan juga perlu. hehehe…..

Beberapa menu pada tampilan speed juga terkunci, yang artinya anda harus upgrade terlebih dahulu jika ingin menggunakannya. Next, kita ke menu selanjutnya…..

Cache Level

tutorial cloudflare caching arifhariantoid
tutorial cloudflare caching arifhariantoid

Seperti yang saya sebutkan dan jelaskan di awal, bahwa cache ini dapat membantu kinerja server untuk mempercepat akses menuju website anda. Pada menu cache ini ada tiga hal yang harus diperhatikan sesuai screenshot yang saya ambil diatas.

Yang pertama adalah tentang level caching. Pada Caching Level ada tiga pilihan yang bisa anda gunakan No query String, Ignore, dan Standart. lagi-lagi disini saya sarankan untuk menggunakan standart, karena standart sudah cukup untuk membuat website anda cepat.

Browser Cache Expiration

Seperti pulsa, Cache juga memiliki masa tenggang. Dimana ketika masa tenggang itu habis, maka pengguna harus meminta lagi masa tenggang kepada admin. Disini, Anda bisa set berapa rentang waktu untuk client atau pengakses website anda  untuk meminta kembali cache expiration.

Always Online

Fitur ini sangat membantu terutama untuk kita yang berada di negara dengan koneksi yang tidak stabil. Fitur ini dapat membuat website kita terlihat tetap hidup, walaupun kondisinya sedang down.

Kesimpulan

Sebenarnya banyak hal yang bisa membuat website anda down ataupun membuat website anda menjadi cepat, namun kali ini saya memang hanya membahas improve performance menggunakan cloudflare.

Pengalaman saya menggunakan Cloudflare ini ada manisnya, pun juga ada pahitnya.

  • Manisnya, Peningkatan performa yang cukup signifikan saya rasakan dari sebelumnya tanpa layanan ini.
  • Pahitnya, terkadang ada beberapa provider yang tidak bersahabat dengan layanan ini sehingga ada permintaan captcha, sampai tidak bisa diakses. Adapun juga tentang akses antara server hosting dan cloudflare yang terkadang mati tanpa sebab walaupun hanya sepersekian detik.

So, silahkan mencoba ya! jangan lupa tinggalkan pesan dan jika ada masukan bisa langsung di komentar bawah.

2 Replies to “Tingkatkan Performa Website dengan Cloudflare”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.