Sumber Jenon, Eksotisme Sumber Malang Raya

Malang Jawa Timur, memiliki beberapa wisata alam yang eksotis. Salah satunya adalah sumber jenon yang berada di Gunungronggo, Tajinan, Kab. Malang.

Lama juga gak nulis di blog ya, mohon maaf karena beberapa minggu kemaren sedang sibuk urusan keluarga. Alhamdulillah! urusan sudah selesai dan lancar.

Kali ini saya akan cerita tentang sumber air yang memiliki keunikan dan ciri khas yang mungkin sulit ditemukan di sumber-sumber yang lain di indonesia, Sumber Jenon namanya.

Sumber Jenon, sumber yang berada di Kabupaten Malang atau tepatnya berada di Gunungrenggo, Tajinan, Kabupaten Malang ini memiliki ciri khas yang (mungkin) tidak akan bisa kalian temukan di sumber-sumber air yang lain.

Selain terkenal dengan airnya yang berwarna biru dan jernih, sumber ini memiliki keunikan lain di mana terdapat fosil kayu Jenon yang berada di dasar sumber air tersebut.

Kayu tersebut membentang atau melintang dari sebelah Barat ke Timur atau dari Utara ke Selatan (halah, gak tau arah aja) ya pokoknya melintang di bagian dalam sumber lah guys. Tak perlu jago menyelam kok, karena dari permukaan kamu sudah bisa melihat fosil kayu tersebut.

Legenda Keberadaan Sumber Jenon Malang

Menurut informasi dari warga sekitar sumber ini terbentuk atas karunia dari yang maha kuasa yang diberikan kepada siapa gitu lupa hehehe. Kalo dikutip dari laman merdeka ada cerita menarik dari sejarah adanya sumber jenon ini.

Sumber Jenon Gunungrenggo Kab. Malang Blogger Traveller Malang Arif Harianto
Sumber Jenon Gunungrenggo Kab. Malang Blogger Traveller Malang Arif Harianto

Berdasarkan cerita yang diyakini oleh warga sekitar, kemunculan Sumber Jenon berawal dari kisah pasangan Rantung Grati dan Irogat.

Pasangan yang hidup pada masa Kerajaan Mataram ini mengungsi ke daerah yang kini dikenal dengan nama Sumber Jenong.

Suatu ketika pada saat musim kemarau melanda, tanaman yang dirawat tak mendapatkan air yang cukup. Alhasil, hampir semua tanaman mati yang berakibat pada menipisnya simpanan pangan yang dimiliki.

Tak lama menunggu, Rantung Grati segera berpamitan pada Irogat untuk mencari pengairan yang cukup untuk tanamannya. Rantung Grati memilih bertapa di atas Gunung Harimau, tepatnya di bawah pohon Jenu.

Konon katanya, saat sedang berada dalam masa pertapaan Rantung Grati tersebut, muncul angin kencang yang menumbangkan pohon Jenu, tempat dirinya bertapa.

Tak disangka, dari bongkahan pohon yang tumbang tersebut keluar sumber air yang deras. Saking derasnya, sumber mata air terebut membentuk genangan air besar yang kini dikenal dengan nama Sumber Jenong.

Katanya sih gitu hehehe, ok kita bahas yang lain dari sumber jenon ini.

Akses Menuju Lokasi Sumber Jenon Malang

Untuk mencapai lokasi track-nya sebenarnya sangat cukup mudah, pake banget. Dari kota Malang, Ada 2 jalur jika anda ingin ke Sumber Jenon jika dari Kota Malang.

Jalur akses lokasi sumber jenon sumber air malang raya wisata malang blogger arif harianto
Jalur akses lokasi sumber jenon sumber air malang raya wisata malang blogger arif harianto

Anda bisa lewat pasar Tajinan, atau melewati Candi Kidal yang nanti sama-sama akan tembus menuju ke sumber jenon. Tracknya pokok e keluarga banget deh aman……

Kebetulan, Ketika saya dan teman-teman Backpacker Hero mengambil rute yang melewati Candi Kidal. Waktu kami berkunjung kesana, suasananya terbilang masih sangat sepi. Usut punya usut ketika saya tanya kepada satu-satunya orang yang jualan di situ beliau memberikan banyak informasi mulai dari kapan ramainya, hingga cerita tentang bangunan tua yang ditinggalkan dilokasi yang awalnya saya kira rumah hantu. (hehehe)

Untuk informasi aja kawan, kalau kalian ingin ke sini saya sangat sarankan untuk membawa perlengkapan snorkeling. Kenapa? Kuy kita bahas keindahan yang bisa kalian dapet di tempat ini.

Pesona Sumber Jenon

Seperti yang saya bilang di awal, sumber ini memiliki keunikan dengan pesona fosil  kayu jenonnya yang terawetkan di dalam birunya cinta, eh air….

Sumber yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter tapi karena pendangkalan, jadi ya bisa jadi berkurangkurang lebih begitulan yang disampaikan sama ibu bapak yang jaga warung.

Setelah saya ngobrol dan juga minum kopi dengan obrolan santai dan yang paling penting jangan lupa makan mie instan yang memang sangat nikmat dinikmati di alam seperti ini, saya dan temen-temen lanjut untuk prepare menikmati dinginnya air dari sumber jenon yang biru ini.

Saya sangat sarankan kepada teman-teman benar-benar lakukan pemanasan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena kedalaman sumber yang lumayan.

Sumber jenon ini (menurut saya) untuk daerah yang ketinggiannya gak begitu, airnya termasuk sangat dingin. Mungkin itu kenapa warnanya bisa jadi biru, ya tapi saya kurang begitu tahu soal hal tersebut.

Pemandangan Sumber Jenon Fosil kayu Gunungrenggo Malang Blogger Traveller Arif Harianto
Pemandangan Sumber Jenon Fosil kayu Gunungrenggo Malang Blogger Traveller Arif Harianto

Setelah pemanasan kami coba mengeksplor atau lebih tepatnya teman-teman saya, karena saya sendiri gak bisa renang hehehe

Action Cam langsung saya kasihkan kepada teman saya untuk menyelam lebih dalam. Ternyata dia tidak sanggup untuk mencapai bagian terdalam dari sumber jenon ini. Dia hanya bisa menjangkau bagian tangkai bagian atas dari kayu jenon yang ada di dasar Sumber.

Fosil kayu jenon Sumber Jenon Gunungrenggo Malang Blogger Traveller Arif Harianto
Fosil kayu jenon Sumber Jenon Gunungrenggo Malang Blogger Traveller Arif Harianto

Memang teman saya ini mungkin jarang jalan-jalan waktu itu karena kita waktu itu sudah lama vacum jalan-jalannya, bisa jadi mungkin karena keseringan main game online.

Bukan karena itu ker (rek), faktor air yang sangat dingin, plus juga tekanan air yang berada di dasar sumber yang sangat deras menyebabkan teman saya nggak bisa nyampek dasar, atau pun juga nggak bisa untuk melewati tangkai di bagian dalam dari kayu jenon tersebut.

Nah ini kenapa saya sarankan bawa peralatan snorkeling kalian hehehe

Selain spot fosil kayu jenonnya yang subhanallah dan instagramable banget, saya juga dimanjakan dengan beberapa ikan yang berenang kesana kemari dengan bebasnya tanpa terpengaruh dengan adanya kita yang berenang disekitar mereka.

Ada pula beberapa ikan yang lumayan gede lho, Ikan-ikan ini bernama ikan Sengkaring. Ikan yang bisa tumbuh hingga beberapa tahun ini lumayan cukup gede juga untuk ukuran ikan air tawar dan mereka katanya memang penghuni dari awal kolam tersebut ada.

Ya menurut informasi seperti itu lah hehehe…..

Untuk kalian yang nggak bisa renang Renang?
Tenang rek, di sini juga disediakan pelampung atau ban yang bisa kalian sewa untuk bisa menikmati sejuknya air dan bermain air di Sumber Jenon. Atau kalian bisa juga berfoto dengan latar fosil kayu jenon dari permukaan kolam, instagramable juga nih.

Untuk fasilitasnya sendiri ya… bisa dibilang fasilitasnya lumayan lah untuk level keluarga. Jadi bisa banget buat kalian yang ingin bawa keluarga ke sini main-main silakan, karena mulai dari kamar mandi, MCK, dan juga tempat makan, tapi tempat makannya ya sederhana seperti mie, gorengan, kopi, dan camilan kecil-kecilan.

Ya! Sumber Jenon ini bisa dikatakan tempat yang asyik untuk kalian yang sedang berada di Malang Raya yang mungkin ingin liburan atau ingin main air ala sumber alami tapi gak ingin jauh jauh dari kota Malang saya rekomendasi dah ke tempat ini.

Selain karena aksesnya yang mudah, fasilitasnya yang bisa dikatakan lumayan, dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, sangat cocok deh untuk kita di akhir bulan hehehehe

Jadi kalau nggak sempet jalan-jalan jauh dari Kota Malang tapi ingin liburan santai dengan suasana tenang ala alam, bisa deh mampir ke Sumber Jenon Gunungronggo, Tajinan, Kab. Malang. Keep Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *