cara belajar google ads di google

  • Whatsapp

Mengenal Google Ads: Apa Itu Google Ads dan Fungsinya


Google Ads

Google Ads atau sebelumnya dikenal sebagai Google AdWords adalah salah satu platform iklan digital terbesar yang dimiliki oleh Google. Platform ini mengumpulkan iklan dari berbagai jenis bisnis dan menampilkan mereka di halaman-halaman hasil pencarian Google, situs-situs web, atau aplikasi mobile yang berpartner dengan Google.

Fungsi utama Google Ads adalah menjembatani antara pemilik bisnis dengan calon konsumen mereka, secara virtual. Selain itu, Google Ads juga memungkinkan pemilik bisnis untuk mencapai calon konsumen yang tepat pada saat yang tepat dengan menargetkan spesifik kata kunci pencarian dan lokasi geografis.

Walaupun terlihat seperti platform iklan yang sederhana, Google Ads memiliki peran penting dalam mengkampanyekan bisnis dan membangun merek. Jutaan bisnis di seluruh dunia mengandalkan Google Ads untuk mendapatkan paparan di internet dan meningkatkan kesadaran merek mereka di kalangan konsumen.

Nama Google Ads sendiri mengacu pada jenis iklan yang ditempatkan oleh Google di berbagai jenis media digital. Google Ads termasuk jenis iklan berbayar di Google Search, Google Display Network, YouTube, dan Google Maps.

Guna mencapai hasil iklan yang optimal dalam Google Ads, pemilik bisnis akan diminta untuk menentukan anggaran iklan dan menetapkan jenis iklan yang paling efektif untuk bisnis mereka. Platform Google Ads memberikan banyak fitur dan alat untuk membantu pemilik bisnis ini menyesuaikan kampanye mereka dan mengawasi anggaran iklan mereka dalam cara yang paling efisien.

Membuat Akun Google Ads: Langkah-langkah Mendaftar dan Verifikasi


Membuat Akun Google Ads

Google Ads, sebelumnya dikenal sebagai Google Adwords, adalah salah satu platform periklanan terbesar yang ada di dunia. Dengan iklan yang ditayangkan di platform Google, Anda dapat mempromosikan bisnis atau produk Anda secara tepat dan spesifik, sesuai dengan target audiens Anda. Namun, sebelum Anda memulai kampanye iklan di Google Ads, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu. Satu di antaranya adalah membuat akun Google Ads Anda sendiri. Artikel ini akan membahas langkah-langkah untuk membuat akun Google Ads, dari mulai mendaftar hingga verifikasi akun.

1. Periksa Persyaratan Awal

Sebelum Anda mulai membuat akun Google Ads, pastikan Anda memenuhi persyaratan awal yang ditetapkan oleh Google. Persyaratan ini meliputi usia minimal 18 tahun, memiliki email dan alamat situs web yang valid, serta memiliki kartu kredit aktif yang dapat digunakan untuk pembayaran iklan. Pastikan persyaratan-persyaratan ini sudah terpenuhi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Mendaftar Akun Google Ads

Mendaftar Akun Google Ads

Untuk membuat akun Google Ads, Anda perlu mendaftar di situs resmi Google Ads terlebih dahulu. Kunjungi halaman https://ads.google.com/intl/id_id/home/ dan klik tombol “Daftar Sekarang” (Sign up) yang ada di pojok kanan atas layar. Isi informasi pribadi Anda seperti nama, alamat email, dan password yang aman. Pastikan untuk menggunakan email yang valid yang tidak pernah digunakan untuk mendaftar akun Google Ads sebelumnya.

3. Tambahkan Informasi Bisnis Anda

Setelah berhasil mendaftar, Google Ads akan meminta informasi tentang bisnis Anda. Masukkan informasi seperti nama bisnis, alamat email bisnis, nomor telepon, dan alamat situs web. Pastikan informasi yang dimasukkan akurat dan mudah diakses oleh calon pelanggan Anda. Setelah selesai, klik tombol “Simpan dan Lanjutkan” untuk melanjutkan ke tahap verifikasi.

4. Verifikasi Akun Google Ads Anda

Setelah Anda menambahkan informasi akun, Google Ads akan meminta untuk memverifikasi akun Anda. Ada beberapa cara untuk melakukan verifikasi, yaitu dengan verifikasi nomor telepon, kartu kredit, atau melalui email. Jika Anda memilih verifikasi melalui nomor telepon, Google Ads akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor telepon yang Anda daftarkan. Jika menggunakan kartu kredit, Google Ads akan melakukan pemrosesan tertentu pada kartu kredit Anda untuk memastikan keaslian kartu tersebut. Verifikasi melalui email akan meminta Anda untuk membuka email verifikasi yang dikirimkan ke alamat email yang Anda daftarkan tadi.

Selain itu, Google Ads juga meminta untuk memilih metode pembayaran yang akan digunakan untuk biaya iklan Anda. Anda dapat memilih pembayaran langsung atau menggunakan tagihan bulanan. Jika menggunakan pembayaran langsung, Google Ads akan mengenakan biaya langsung ke kartu kredit Anda setiap kali iklan ditayangkan. Jika memilih tagihan bulanan, Anda akan menerima tagihan setiap bulan untuk biaya iklan yang sudah Anda keluarkan.

5. Buat Kampanye Iklan Anda

Setelah akun Anda berhasil diverifikasi, Anda sudah siap untuk membuat kampanye iklan Anda. Pastikan Anda sudah mempertimbangkan target audiens, kata kunci yang akan digunakan, bentuk iklan yang akan ditampilkan, dan lain sebagainya. Buatlah iklan yang menarik dan sesuai dengan identitas merek Anda untuk mendapatkan hasil yang optimal dan efektif.

Demikianlah langkah-langkah untuk membuat akun Google Ads Anda sendiri. Ingatlah untuk selalu mempelajari berbagai fitur baru dan strategi pemasaran di platform ini guna memaksimalkan keuntungan dan bersaing dalam bisnis secara efektif. Semoga berhasil!

Membuat Kampanye Google Ads: Cara Membuat Iklan dengan Target Audience Tepat


Cara Belajar Google Ads di Google

Setelah menentukan jenis kampanye dan memilih kata kunci yang tepat, langkah selanjutnya dalam membuat kampanye Google Ads adalah membuat iklan yang menarik. Dalam membuat iklan, Anda harus memahami target audience Anda dengan baik. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat iklan dengan target audience yang tepat:

1. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Bahasa yang Mudah Dipahami

Pilih kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami oleh target audience Anda. Gunakan kalimat yang singkat dan padat sehingga iklan Anda mudah dipahami dan mengundang perhatian.

2. Gunakan Gambar yang Relevan

Gambar yang Relevan

Gambar adalah salah satu faktor penting dalam menarik perhatian target audience. Pilih gambar yang relevan dengan produk atau layanan Anda dan gunakan gambar yang menarik perhatian. Pastikan gambar Anda memiliki kualitas yang baik dan terlihat jelas.

3. Buat Iklan yang Menawarkan Manfaat

Manfaat Produk atau Layanan

Sebaiknya iklan yang Anda buat fokus pada manfaat produk atau layanan Anda. Jangan hanya menunjukkan fitur produk atau layanan Anda, namun juga gambarkan bagaimana produk atau layanan dapat memberikan nilai tambah bagi target audience Anda. Dengan menawarkan manfaat yang meyakinkan, target audience Anda akan lebih tertarik untuk mengunjungi website Anda atau menggunakan produk atau layanan Anda.

4. Sesuaikan Iklan dengan Keyword

Sesuaikan Iklan dengan Kata Kunci

Sesuaikan iklan Anda dengan keyword yang Anda pilih sebelumnya. Pastikan keyword yang Anda gunakan pada iklan Anda relevan dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan sehingga iklan Anda mudah ditemukan oleh target audience.

5. Uji Coba A/B

Uji Coba A/B

Untuk mengoptimalkan iklan Anda, uji coba A/B sangat diperlukan. Dengan menguji iklan Anda dalam perbandingan, Anda dapat mengetahui iklan mana yang lebih efektif dan membuat perbaikan pada iklan tersebut. Setelah melakukan uji coba, evaluasi hasilnya dan pilih iklan yang paling efektif.

Dalam membuat kampanye Google Ads, membuat iklan dengan target audience yang tepat sangat penting. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membuat iklan yang menarik dan efektif untuk target audience Anda.

Menentukan Budget di Google Ads: Memahami Biaya dan Maksimalkan Konversi


Menentukan Budget di Google Ads: Memahami Biaya dan Maksimalkan Konversi image

Bagi para pemula di dunia digital marketing, menentukan budget untuk menggunakan Google Ads bisa menjadi hal yang cukup membingungkan. Google Ads, sebelumnya dikenal sebagai Google AdWords, merupakan platform untuk iklan online yang sangat populer. Namun, kebingungan sering kali muncul ketika harus menentukan besarnya budget yang tersedia untuk menggunakan Google Ads.

Menentukan budget adalah langkah penting yang harus dilakukan agar kamu bisa memahami biaya yang dikeluarkan dengan tepat. Dalam hal ini, biaya yang dikeluarkan tentu tidak hanya sebatas mengklik tombol ‘iklan’, melainkan juga berbagai aspek lain yang harus dipertimbangkan.

Maka dari itu, akan diuraikan beberapa cara sederhana untuk menentukan budget Google Ads yang bisa dipahami dengan mudah oleh pemula dalam digital marketing. Dengan memahami tips-tips berikut, kamu bisa mulai mengoptimalkan penggunaan Google Ads dengan lebih efektif.

Mengenal Biaya dalam Google Ads

Vocabulary seputar Google Ads termasuk biaya per klik (CPC), biaya per tayang (CPM), dan biaya per tindakan (CPA) adalah hal yang harus diketahui dengan baik. Biaya per klik berarti kamu harus membayar Google setiap kali pengguna mengklik iklan kamu, sedangkan biaya per tayang berarti kamu harus membayar sejumlah uang ketika iklan kamu ditayangkan pada laman website.

Sementara itu, biaya per tindakan adalah biaya yang dikeluarkan ketika ada pengguna yang klik iklan kamu lalu melakukan tindakan yang kamu inginkan, seperti membeli produkmu atau mengisi form pendaftaran.

Menurut Derek Gleason, seorang ahli digital marketing, ada dua hal penting dalam menentukan budget untuk Google Ads: penemuan dan pengembangan. Penemuan merujuk pada cara mencari kampanye Google Ads yang dapat memberi dampak terhadap bisnis kamu. Sedangkan pengembangan merujuk pada bagaimana kamu mengembangkan kampanye yang sudah diluncurkan sebelumnya. Oleh karena itu, kamu harus memasukkan anggaran untuk kegiatan penemuan dan pengembangan dalam menentukan budget Google Ads.

Membuat Rencana Anggaran

Membuat rencana anggaran yang detil merupakan kuncinya. Mulailah dengan menghitung pendapatan bersih yang kamu inginkan dari kampanye Google Ads. Kemudian, hitunglah biaya produksi, biaya ongkos kirim, dan biaya operasional.

Jika sudah tau pikiran kasar dari biaya dan pendapatan ini, kamu bisa mulai menentukan budget yang bisa dialokasikan untuk iklan Google Ads. Sebaiknya kamu membatasi budget pada awalnya, karena kamu masih dalam tahap pengenalan kampanye dan ingin menghindari kerugian yang besar. Jangan terlalu gegabah mengeluarkan uang tanpa mengerti konversi yang dihasilkan dari iklan Google Ads.

Mengukur Konversi iklan dan Maksimalkannya

Salah satu tujuan memasang iklan di Google Ads adalah untuk meningkatkan konversi pada website kamu. Itu artinya, pengunjung yang melihat iklan kamu harus benar-benar tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan dan melakukan aksi yang diinginkan ketika melihat iklan kamu.

Jika pengunjung kamu belum mengambil tindakan apa pun ketika melihat iklan, coba lihat kembali apakah seluruh elemen iklan kamu sudah baik dan jelas. Perhatikan juga apakah target audiens yang diincar sudah tepat atau belum. Cek apakah landing page sudah optimal dengan call to action yang jelas dan mudah untuk diikuti.

Untuk mengetahui tingkat konversi, kamu bisa memasang kode Google Ads pada website kamu dan menentukan tujuan konversi yang ingin dicapai. Kamu juga bisa melihat langsung bagaimana kinerja kampanye kamu dengan pergi ke Tab Tindakan dan melihat Kinerja Konversi.

Jangan Lupa Menyesuaikan dan Melakukan Optimasi

Perlu diingat bahwa penentuan budget Google Ads bukanlah hal yang statis. Kamu harus terus menyesuaikan dengan kondisi yang sedang berlangsung, seperti saat musim promo atau saat-saat tertentu dimana biasanya pengunjung akan mencari produk kamu.

Selain itu, kamu juga harus melakukan optimasi terkait elemen iklan kamu. Coba mempertimbangkan ad copy, targeting, dan landing page yang dibuat. Hal-hal kecil ini dapat memberikan dampak positif bagi konversi secara keseluruhan.

Jadi, itulah beberapa tips untuk menentukan budget Google Ads yang mudah dipahami oleh pemula digital marketing. Dengan memahami biaya dan mengoptimalkan konversi, kamu dapat menggunakan Google Ads dengan efektif dan mampu bersaing dengan bisnis lainnya secara online.

Melacak dan Mengukur Performa Iklan: Memantau Kesuksesan Kampanye Google Ads Anda


Melacak dan Mengukur Performa Iklan: Memantau Kesuksesan Kampanye Google Ads Anda

Saat Anda telah membuat kampanye iklan di Google Ads, maka tugas Anda selanjutnya adalah memantau dan mengevaluasi performa iklan tersebut. Tanpa memantau, Anda akan kesulitan mencari tahu apakah kampanye iklan yang telah dilakukan sukses atau tidak. Oleh karena itu, dalam subtopik ini, kami akan membahas bagaimana cara melacak dan mengukur performa iklan dengan memantau kesuksesan kampanye Google Ads Anda di Indonesia.

Untuk memastikan keberhasilan kampanye iklan, Anda perlu memahami beberapa elemen penting yang harus dipantau dan diukur secara teratur. Beberapa elemen tersebut antara lain:

1. Tingkat Click-Through Rate (CTR)
Tingkat Click-Through Rate (CTR) membandingkan jumlah klik iklan dengan jumlah tayangan iklan Anda. Semakin tinggi CTR, semakin besar kemungkinan Anda memperoleh hasil yang bagus. Klik-through rate yang baik biasanya berkisar antara 1-2%, tergantung pada jenis kampanye iklan. Anda dapat memantau CTR di bagian laporan kampanye iklan Anda.

2. Konversi
Konversi merupakan tindakan yang diinginkan dari pengunjung website yang diarahkan ke landing page Anda melalui kampanye Google Ads. Tindakan ini bisa berupa pembelian produk, registrasi email, pengunduhan dokumen, dan lain sebagainya. Untuk mengukur konversi, Anda dapat melihat pada laporan konversi kampanye iklan Anda di dashboard Google Ads.

3. Biaya per klik (CPC)
Biaya per klik merupakan biaya yang Anda harus bayar setiap kali ada seseorang yang mengklik iklan Anda. CPC ini dapat dilihat pada laporan kampanye iklan Anda di Google Ads. Anda dapat memantau biaya per klik ini untuk melihat apakah Anda sedang mengalami keuntungan atau kerugian dari kampanye Google Ads yang telah Anda gunakan.

4. Biaya Konversi
Biaya konversi merupakan biaya perolehan setiap tindakan yang diinginkan dari pengunjung website Anda. Biaya ini dapat dilihat pada laporan pembayaran kampanye iklan Anda di Google Ads. Anda dapat melacaknya dengan mempertimbangkan jumlah konversi yang terjadi dan berapa biaya iklan yang harus Anda keluarkan untuk melakukannya.

5. Tingkat Bounce Rate
Tingkat Bounce Rate merupakan persentase pengunjung yang meninggalkan website Anda tanpa melakukan tindakan yang diinginkan. Tingkat Bounce Rate yang tinggi dapat membuktikan bahwa iklan Anda belum cukup menarik minat pengunjung. Maka dari itu, penting untuk memantau Bounce Rate dari kampanye iklan Anda dan melakukan peningkatan pada iklan tersebut agar lebih menarik perhatian pengunjung.

Dalam memantau dan mengukur performa iklan Google Ads, Anda perlu membuat catatan dalam jangka waktu tertentu (seminggu atau satu bulan) untuk membantu Anda melihat tren dan performa kampanye iklan Anda. Jika Anda menemukan penggunaan kata kunci yang tidak efektif, Anda dapat memilih untuk menggantinya dengan kata kunci baru. Pelajari pilihan untuk berinvestasi paceklik dan anda akan bisa mengatur biaya per klik dengan efektif.

Dengan cara yang tepat dalam memantau dan mengukur performa kampanye iklan Anda di Google Ads, Anda akan dapat dengan mudah memantau apakah kampanye tersebut sukses atau perlu beberapa penyesuaian lebih lanjut agar akhirnya dapat memberi keuntungan yang diharapkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *