Cara Mudah Memasang Google Ads di YouTube di Indonesia

  • Whatsapp

Mengapa Pasang Google Ads di YouTube?


cara memasang google ads di youtube

Youtube merupakan platform yang sangat populer di Indonesia dan di dunia. Menurut data terbaru, terdapat lebih dari 2 miliar pengguna aktif Youtube setiap bulannya. Angka yang sangat besar ini mendorong banyak pebisnis untuk memasang iklan di platform ini. Lalu, mengapa pasang Google Ads di Youtube?

Pertama, Youtube memiliki pengguna yang sangat aktif dan loyal. Menurut survei yang dilakukan oleh Google, lebih dari 60% pengguna Youtube mengatakan bahwa mereka membuka platform ini setiap harinya. Bahkan, 15% dari pengguna Youtube mengatakan bahwa mereka membuka Youtube lebih dari 10 kali dalam sehari. Dengan jumlah pengguna yang sangat besar dan setia seperti ini, pasang Google Ads di Youtube tentu merupakan pilihan yang sangat tepat bagi perusahaan atau pebisnis.

Kedua, pasang Google Ads di Youtube dapat menjangkau target audiens dengan sangat efektif. Youtube memberikan opsi tayangan iklan kepada pengiklan untuk menargetkan audiens berdasarkan geografis, jenis kelamin, usia, minat, dan perilaku. Hal ini dimungkinkan karena Youtube merupakan bagian dari Google, sehingga iklan yang tampil di Youtube juga muncul di hasil pencarian Google. Selain itu, Youtube juga memiliki algoritma yang cerdas yang mampu memandu iklan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pengiklan.

Ketiga, Youtube dapat membantu meningkatkan brand awareness atau kesadaran merek. Youtube memiliki fitur tayangan iklan pre-roll atau mid-roll yang memungkinkan pengiklan menampilkan iklan mereka sebelum atau selama pengguna menonton video. Ini memberikan kesempatan bagi pengiklan untuk menarik perhatian dan membangun kesan yang positif kepada audiens. Pasang Google Ads di Youtube dapat membantu pengiklan memperkenalkan merek mereka kepada calon konsumen dengan cara yang kreatif dan informatif.

Keempat, pasang Google Ads di Youtube dapat memberikan hasil yang terukur. Youtube menyediakan data dan analisis yang cukup detail bagi pengiklan untuk melihat performa iklan mereka. Artinya, pengiklan dapat melihat seberapa banyak tayangan, klik, dan konversi yang didapatkan dari iklan mereka. Hal ini memungkinkan pengiklan untuk mengukur efektivitas kampanye iklan mereka dan melakukan perbaikan jika dibutuhkan.

Itulah beberapa alasan mengapa pasang Google Ads di Youtube menjadi pilihan yang tepat bagi perusahaan atau pebisnis di Indonesia. Youtube bukan hanya menjadi platform untuk menonton video, tetapi juga menjadi tempat pemasangan iklan yang sangat potensial untuk meningkatkan kesadaran merek dan menghasilkan penjualan. Oleh karena itu, tak heran jika semakin banyak pebisnis yang memasang iklan di platform ini.

Langkah-langkah Memasang Google Ads di YouTube


Cara Memasang Google Ads di YouTube

Saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa YouTube telah menjadi salah satu media sosial terpopuler di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, YouTube telah menjadi magnet bagi para pengiklan untuk menampilkan iklan mereka. Salah satu jenis iklan yang dapat ditampilkan di platform ini adalah Google Ads. Google Ads adalah jenis iklan yang akan muncul di antara video YouTube yang diputar. Nah, jika Anda ingin memanfaatkan Google Ads untuk mengiklankan produk atau jasa Anda, Anda perlu mengetahui langkah-langkah untuk memasang Google Ads di YouTube. Di sini, kami akan memandu Anda tentang cara memasang Google Ads di platform video terpopuler ini.

1. Daftar ke Google AdWords


Daftar ke Google AdWords

Langkah pertama dalam memasang Google Ads di YouTube adalah mendaftar ke Google AdWords. Google AdWords adalah platform iklan online yang digunakan oleh Google untuk memasarkan produk atau jasa. Untuk membuat iklan di YouTube, Anda perlu bergabung dengan platform ini terlebih dahulu. Anda dapat mendaftar ke Google AdWords dengan akun Google yang sudah ada atau membuat akun baru. Setelah mendaftar, Google akan melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa Anda benar-benar memiliki bisnis Anda sendiri.

2. Menghubungkan Akun YouTube Anda ke AdWords


Menghubungkan Akun YouTube Anda ke AdWords

Setelah terdaftar ke Google AdWords, Anda perlu menghubungkan akun YouTube Anda. Ada beberapa cara untuk menghubungkan akun YouTube ke AdWords. Pertama, Anda dapat melakukan log in ke akun AdWords Anda dan kemudian klik “Link Partner” di bawah tab “Video”. Di sana, Anda akan disajikan dengan beberapa opsi untuk memilih. Pilih opsi “Link a YouTube channel”, kemudian ikuti petunjuk dari sana. Cara kedua adalah dengan melakukan log in ke akun YouTube dan lalu klik “Creator Studio” di sudut kanan atas. Setelah itu, pilih opsi “Channel” dan kemudian pilih “Status and Features”. Di bagian bawah halaman, Anda akan menemukan opsi untuk menghubungkan ke akun AdWords Anda. Ikuti saja instruksi selanjutnya sampai prosesnya selesai.

Setelah akun YouTube Anda terhubung ke AdWords, Anda perlu memulai proses pembuatan iklan Anda. Untuk melakukannya, pergi ke “Campaign Manager” dan klik “New Campaign”. Kemudian, pilih jenis iklan yang ingin Anda buat. Di sinilah Anda memulai untuk membangun iklan Anda dan membuatnya siap untuk ditayangkan di YouTube.

3. Membuat Iklan Anda


Membuat Iklan Anda

Setelah masuk ke Campaign Manager, Anda perlu membuat iklan Anda. Ada beberapa jenis iklan yang dapat Anda pilih, termasuk in-stream ads, skippable in-stream ads, dan non-skippable in-stream ads. Untuk membuat jenis iklan tertentu, pilih salah satu dari opsi tersebut dan ikuti instruksi sampai akhir. Selanjutnya, Anda perlu membuat judul iklan, deskripsi, dan memilih gambar atau video yang ingin Anda gunakan.

Di sini, penting untuk mengingat bahwa Anda harus membuat iklan Anda se-menarik dan se-menarik mungkin bagi calon pelanggan. Jangan terlalu memaksakan penjualan di iklan Anda, sebaiknya fokuskan pada memberikan nilai-nilai tambah dan manfaat yang dapat ditawarkan produk/jasa Anda. Pastikan Anda memilih gambar atau video berkualitas tinggi terkait dengan produk atau jasa yang ditawarkan sehingga membuat calon pelanggan tertarik.

4. Menetapkan Target Audiens dan Lokasi


Menetapkan Target Audiens dan Lokasi

Setelah membuat iklan Anda, langkah selanjutnya adalah menetapkan target audiens dan lokasi di mana iklan Anda akan ditayangkan. Anda dapat memilih target audiens yang tepat dengan menggunakan beberapa cara, seperti memasukkan kata kunci tertentu, memilih Topik, atau bahkan memilih audiens kustom berdasarkan demografi, minat, atau perilaku online. Selain itu, Anda juga dapat menentukan lokasi di mana iklan Anda akan ditayangkan. Misalnya, jika bisnis Anda berada di Indonesia dan Anda ingin menargetkan audiens Indonesia, cukup pilih “Indonesia” sebagai lokasi target Anda. Pastikan Anda menentukan target audiens dengan tepat agar iklan Anda dapat ditayangkan di depan mereka yang tepat.

5. Tentukan Anggaran Kampanye


Tentukan Anggaran Kampanye

Terakhir, Anda perlu menentukan anggaran kampanye Anda. Setelah memilih target audiens dan mengisi detail iklan, Anda akan disajikan dengan beberapa opsi anggaran. Anda dapat menentukan berapa jumlah uang yang ingin Anda habiskan untuk kampanye iklan Anda pada rentang waktu tertentu. Selain itu, Anda juga dapat menyesuaikan jenis pengeluaran iklan yang dihasilkan, apakah Cost Per Click (CPC) atau Cost Per Thousand Impressions (CPM). Pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda serta jumlah anggaran yang dimiliki, agar kampanye iklan Anda lebih efektif tanpa boros biaya yang tidak perlu.

Itulah beberapa langkah untuk memasang Google Ads di YouTube. Jika Anda mengikuti semua langkah-langkah ini dan membuat iklan yang baik, Anda dapat mencapai target audiens Anda dan menghasilkan penjualan dengan efektif. Ingatlah untuk selalu memperbarui kampanye iklan Anda dan mengoptimalkan iklan Anda secara berkala agar menghasilkan ROI (Return on Investment) yang lebih baik.

Jenis-jenis Iklan Google Ads untuk YouTube


Jenis-jenis Iklan Google Ads untuk YouTube

YouTube adalah salah satu platform streaming video paling populer di seluruh dunia. YouTube menawarkan akses ke berbagai macam video, dari video tutorial hingga video musik, dan bahkan live streaming. Dalam beberapa tahun terakhir, YouTube menjadi platform pilihan bagi pengiklan untuk memasang iklan mereka. Google AdWords bisa membantu Anda mencapai banyak orang di YouTube dengan mengaktifkan jenis-jenis iklan yang berbeda. Namun perlu diingat bahwa cara terbaik untuk menerapkan periklanan video adalah dengan melakukan tes dan mengevaluasi hasilnya secara teratur hingga Anda menemukan jenis iklan yang paling sesuai untuk bisnis Anda.

1. TrueView In-Stream Ads


TrueView In-Stream Ads

TrueView In-Stream Ads muncul di bagian atas video yang diputar atau di sampingnya selama pemutaran video YouTube. TrueView In-Stream Ads memiliki opsi untuk memberikan penonton pilihan pada apakah mereka ingin menonton iklan selama 5 detik atau tidak.

Jika penonton terlibat dan tertarik dengan iklan Anda, mereka dapat menonton seluruh iklan setelah lima detik.

Dalam skema pembayaran pay-per-view (PPV), Anda hanya dibebankan jika penonton menonton iklan selama lebih dari 30 detik atau jika mereka mengklik tautan pada iklan.

Dalam skema pembayaran cost-per-mile (CPM), Anda akan dibebankan setiap 1.000 penayangan iklan Anda di video YouTube.

2. TrueView Discovery Ads


TrueView Discovery Ads

TrueView Discovery Ads muncul di YouTube sebagai iklan di sisi kanan hasil tampilan pencarian atau di bawah video yang sama seperti hasil pencarian video terkait. TrueView Discovery Ads memungkinkan Anda untuk menampilkan konten video Anda untuk lebih jelas.

Anda hanya dikenakan biaya ketika pengguna mengklik iklan untuk melihat video. Jenis iklan YouTube ini sangat efektif dalam mengekspos video Anda, karena penonton yang tertarik dengan video Anda akan aktif mencari tayangan video Anda saat mencari video.

3. Bumper Ads


Bumper Ads

Bumper Ads adalah iklan pendek serta tidak bisa di-skip yang muncul pada saat awal atau akhir video YouTube.

(Jumlah panjang iklan ini paling lama 6 detik atau kurang, oleh karena itu iklan ini sangat cocok untuk pesan khusus pendek seperti pengingat merek, salam, komunikasi musim, promo produk dengan tema yang sangat singkat, dan lain-lain).

Bumper Ads bersifat hemat waktu dalam menampilkan pesan penting yang ingin disampaikan, namun cukup menggugah perhatian dan pengingat tentang merek atau produk Anda. Pembayaran untuk jenis iklan ini adalah cost-per-impression, di mana Anda membayar tiap ribuan kali penonton melihat iklan Anda.

Jadi demikianlah beberapa jenis iklan Google Ads untuk YouTube. Harus diingat bahwa tips yang kami berikan di atas hanyalah permulaan dalam memahami seluk beluk Google Ads dan jenis-jenis iklan yang bisa Anda gunakan untuk memasarkan bisnis Anda. Jangan ragu untuk mencoba strategi iklan yang berbeda-beda sampai Anda menemukan jenis iklan yang paling efektif bagi bisnis Anda.

Menentukan Target dan Biaya Iklan di YouTube

Sudah banyak orang yang mengetahui tentang Google Ads dan YouTube, namun masih sedikit yang benar-benar memahami bagaimana memasang iklan di YouTube dengan benar. Hal ini dapat menghambat tujuan pemasaran yang ingin dicapai dan membuat biaya iklan menjadi lebih mahal. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas cara memasang iklan Google di YouTube secara tepat dan efektif.

Youtube

Menentukan Target Pasar

Sebelum memasang iklan di YouTube, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan target pasar. Dalam hal ini pengiklan harus menentukan jenis konten atau video yang ingin ditampilkan dan juga siapa target pasar yang ingin dijangkau. Menentukan target pasar tersebut merupakan salah satu faktor penting agar iklan dapat dilihat oleh orang yang sesuai dan dapat meningkatkan konversi dari iklan tersebut.

Menentukan Jenis Iklan

Setelah menentukan target pasar, langkah selanjutnya adalah menentukan jenis iklan yang akan ditampilkan. Google Ads menyediakan beberapa jenis iklan di YouTube, seperti TrueView in-stream, TrueView discovery, dan bumper ads. Setiap jenis iklan memiliki jumlah biaya yang berbeda-beda, durasi pemasangan iklan yang berbeda-beda, dan target pasar yang berbeda-beda pula. Oleh karena itu, sebaiknya mengikuti jenis iklan yang paling cocok dengan bisnis yang dijalankan dan juga budget yang tersedia.

Menentukan Biaya Iklan

Langkah terakhir adalah menentukan biaya iklan yang akan dikeluarkan untuk iklan yang akan dipasang. Oleh karena itu, disarankan untuk menentukan biaya per hari atau biaya per tayang terlebih dahulu sebagai batasan pengeluaran sebelum iklan ditayangkan. Setelah itu, pengiklan dapat menyesuaikan jumlah biaya sesuai dengan pengalaman yang telah didapatkan.

Tentu saja, dalam menentukan biaya iklan di YouTube sesuai dengan target pasar dan konversi yang ingin dicapai, pengiklan harus mempunyai perencanaan yang tepat agar biaya yang dikeluarkan sesuai dengan budget yang tersedia. Selain itu, jika iklan yang dipasang kurang efektif, akan lebih bijak untuk mengubah strategi pemasarannya dan menentukan ulang target pasarnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, memasang iklan di YouTube memang terlihat mudah, namun efektivitas iklan sangat tergantung pada bagaimana cara menentukan dan mengatur target pasar, jenis iklan yang sesuai dengan bisnis, dan biaya yang ditentukan dengan bijak. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang benar agar iklan dapat efektif dan pengiklan dapat memaksimalkan budget yang tersedia dengan tepat.

Meningkatkan Performa Iklan di YouTube dengan Optimalisasi Campaign


Optimalisasi Campaign Youtube

Google Ads adalah sarana yang tepat untuk memperluas jangkauan bisnis. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, ada beberapa strategi yang dapat kita lakukan dalam optimasi kampanye pengiklanan di Youtube. Yang paling penting adalah mengoptimalkan campaign yang sudah kita buat. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa strategi yang dapat membantu kita untuk meningkatkan performa iklan di Youtube.

1. Menggunakan Target Audience yang Tepat


Khalayak Sasaran yang Tepat Youtube

Sebelum memulai kampanye, sangat penting untuk mengetahui target audience yang ingin kita tuju. Dalam optimasi campaign pengiklanan di Youtube, kita dapat memilih berbagai opsi target audience, seperti usia, jenis kelamin, lokasi dan masih banyak lagi. Dalam memilih target audience, pilihlah yang sesuai dengan produk atau jasa yang kita tawarkan. Dengan menggunakan target audience yang tepat, akan membantu memperkecil biaya iklan dan meningkatkan performa iklan.

2. Meningkatkan CTR dan Konversi dengan Ad Copy yang Menarik


Ad Copy Youtube

Ad Copy adalah deskripsi iklan yang sangat penting dalam optimasi campaign pengiklanan di Youtube. Karena itu, iklan yang memiliki deskripsi yang menarik memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mendapatkan lebih banyak klik. Agar iklan kita lebih menarik, usahakan agar deskripsi iklan yang kita buat lebih spesifik dan mencakup manfaat dari produk atau jasa yang kita tawarkan. Hal ini dapat membantu meningkatkan CTR dan konversi.

3. Menggunakan Fitur Targeting Terbaru di YouTube


Fitur Targeting Terbaru Youtube

Google selalu mengembangkan fitur-fitur baru untuk mempermudah pengguna dalam beriklan. Beberapa fitur targeting terbaru yang bisa kita manfaatkan di Youtube antara lain, targeting terhadap pengguna yang menonton iklan di saluran-saluran lain, targeting terhadap pengguna yang menonton konten yang dikaitkan dengan produk atau jasa yang kita tawarkan, dan masih banyak lagi. Usahakan untuk selalu mengikuti perkembangan fitur-fitur baru di Youtube, sehingga dapat memaksimalkan performa iklan.

4. Menyelaraskan Target Audience dan Iklan dengan Konten Video


Konten Video Youtube

Salah satu strategi yang paling penting adalah menyelaraskan target audience dan iklan dengan konten video di Youtube. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa iklan kita tepat sasaran dan relevan dengan konten video. Dalam memilih konten video, pilihlah yang sesuai dengan produk atau jasa yang kita tawarkan.

5. Memonitor Hasil Iklan dan Mengoptimalkan Campaign Secara Teratur


Monitoring dan Mengoptimalkan Campaign Pengiklanan Youtube

Setelah melakukan optimasi campaign pengiklanan di Youtube, hasil iklan perlu dipantau secara teratur untuk melihat apakah terdapat perbaikan atau tidak. Dalam monitoring hasil iklan, kita perlu melihat performa iklan dalam beberapa aspek, seperti CTR, CPC, dan konversi. Jika hasil iklan kita tidak memuaskan, kita perlu mengoptimalkan campaign pengiklanan dan melakukan perubahan yang diperlukan.

Dalam mengoptimalkan campaign pengiklanan di Youtube, ada berbagai aspek yang perlu diperhatikan, seperti target audience, deskripsi iklan, konten video dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita membahas beberapa strategi yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan performa iklan di Youtube. Dengan demikian, kita dapat memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan penjualan produk atau jasa yang kita tawarkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *