Bagaimana Cara Membaca Conversion Action di Google Ads untuk Meningkatkan Kinerja Iklan Anda?

  • Whatsapp

Apa itu Conversion Action di Google Ads?


Conversion Action di Google Ads

Conversion Action adalah tindakan tertentu yang diambil oleh pengunjung atau pelanggan di situs web setelah melihat iklan. Tindakan ini juga dapat disesuaikan dengan tujuan kampanye iklan. Conversion Action menjadi tolak ukur keberhasilan kampanye iklan karena dapat mengukur jumlah pengunjung atau pelanggan yang melakukan tindakan pilihan seperti membeli produk atau mendaftar layanan.

Conversion Action memungkinkan para pengiklan untuk mengukur keberhasilan kampanye iklan secara akurat. Dalam Google Ads, pengguna dapat menentukan jenis tindakan yang ingin diukur dengan Conversion Action, misalnya, pembelian produk, pendaftaran email, pemesanan layanan, unduhan aplikasi, dan lain-lain.

Dalam mengatur Conversion Action, pengguna Google Ads dapat memilih jenis tindakan yang ingin dihitung dan menentukan nilai-nilai konversi untuk masing-masing tindakan tersebut. Nilai-nilai ini menjadi penting agar Google Ads dapat mengoptimalkan kampanye dan menyesuaikan penawaran iklan dengan maksimum nilai-nilai konversi yang telah ditetapkan. Google Ads mencakup fitur pembulatan tiga digit desimal di nilai konversi, sehingga memudahkan pengguna untuk membuat penyesuaian yang lebih baik dalam pengaturan strategi iklannya.

Contoh sederhana Conversion Action adalah ketika seseorang membeli produk setelah melihat iklan di Google. Misalnya, Dengan melihat iklan produk kecantikan baru dari brand X di Google Ads, pelanggan mengeklik iklan tersebut dan membeli produk di toko online brand X. Tindakan pembelian tersebut dapat dihitung sebagai satu konversi oleh brand X melalui Conversion Action.

Penting untuk diingat bahwa setiap kampanye iklan di Google Ads membutuhkan strategi yang sesuai dengan tujuannya. Tujuan dapat bervariasi dari meningkatkan penjualan produk, meningkatkan jumlah pelanggan, meningkatkan unduhan aplikasi, meningkatkan traffic situs web, dan lain-lain. Oleh karena itu, penyesuaian Conversion Action harus dilakukan dengan cermat sehingga pengguna dapat menentukan jenis tindakan yang paling terkait dengan tujuan iklan dan nilai-nilai konversi yang tepat.

Singkatnya, Conversion Action adalah tindakan pengunjung atau pelanggan pada situs web yang dihitung oleh Google Ads sebagai tolak ukur keberhasilan kampanye iklan. Conversion Action dapat disesuaikan dengan tujuan kampanye iklan dan dilengkapi dengan nilai-nilai konversi yang penting untuk optimasi kampanye. Pengguna Google Ads harus memilih jenis tindakan yang terkait dengan tujuan iklan dan menentukan nilai-nilai konversi yang akurat untuk memaksimalkan keberhasilan kampanye iklan mereka di Google Ads.

Cara membuat Conversion Action di akun Google Ads kamu


Membuat Conversion Action di akun Google Ads Indonesia

Conversion action atau tindakan konversi adalah tindakan yang diinginkan oleh pengiklan yang harus dilakukan oleh pengguna ketika mengunjungi situs web mereka. Hal ini penting untuk memantau jumlah konversi yang dilakukan pengguna di situs web pengiklan. Beberapa contoh tindakan konversi yang dapat dilacak melalui Conversion Action Google Ads adalah mengisi formulir, mendaftar ke situs web, sampai dengan melakukan pembelian produk atau jasa yang ditawarkan.

Untuk membuat Conversion Action di akun Google Ads kamu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Log in ke akun Google Ads kamu.
  2. Pilih opsi “Tools & Settings” pada pojok kanan atas lalu pilih “Conversions” pada tampilan drop down.
  3. Pada halaman “Conversions”, pilih opsi “plus” untuk membuat Conversion Action baru.
  4. Tentukan jenis konversi yang akan diukur, misalnya “Pembelian” atau “Isian formulir”.
  5. Jika memilih “Pembelian” pada langkah sebelumnya, tentukan nilai transaksi rata-rata dan nilai transaksi maksimum.
  6. Pilih bagaimana konversi akan dihitung. Beberapa opsi termasuk konversi terekam hanya jika ada nilai atau jika konversi terjadi dalam jangka waktu tertentu setelah pengguna mengeklik iklan, misalnya “1 hari”.
  7. Tentukan apakah konversi hanya terjadi sekali atau dapat terjadi beberapa kali, seperti jika pengguna melakukan pembelian lebih dari satu produk yang ditawarkan.
  8. Pilih kode konversi untuk dipasang di situs web kamu. Kamu bisa memilih dari kode HTML atau JavaScript sintaks.
  9. Setelah kode konversi berhasil dipasang, kamu dapat menguji apakah konversi terekam dan memberikan deskripsi untuk Conversion Action.
  10. Tetapkan apakah ingin memberikan informasi konversi ke sistem pelaporan atau tidak, pilih apakah informasi tersebut harus disimpan secara otomatis atau diatur oleh pengguna, dan pilih bidikannya.

Dengan cara tersebut, Conversion Action Google Ads kamu akan siap digunakan. Kamu dapat melihat laporan konversi di Google Ads dan mengubah strategi iklan berdasarkan data tersebut. Pastikan untuk memantau dan mengoptimalkan Conversion Action secara teratur, agar kamuderika selalu berhasil dalam menjalankan kampanye pemasaran.

Melacak performa Conversion Action di dalam kampanye Google Ads


Melacak performa Conversion Action di dalam kampanye Google Ads

Jika Anda menggunakan Google Ads untuk meningkatkan bisnis Anda, Anda pasti perlu melacak performa dari setiap kampanye Ads Anda, terutama pada Conversion Action. Conversion Action adalah tindakan pengguna yang biasanya berpredikat sebagai peluang bisnis. Oleh karena itu, mempelajari cara melacak performa Conversion Action di dalam kampanye Google Ads sangat penting untuk memastikan kesuksesan bisnis Anda di platform digital.

Google Ads menyediakan beberapa cara untuk melacak performa Conversion Action, mulai dari menggunakan Google Tag Manager hingga melihat laporan performa kampanye Ads Anda. Berikut beberapa tips cara melacak performa Conversion Action di dalam kampanye Google Ads:

1. Menggunakan Google Tag Manager

Google Tag Manager

Google Tag Manager adalah alat gratis yang membantu Anda melacak dan menganalisis user behavior dan Conversion Action. Dengan menggunakan Google Tag Manager, Anda dapat mengelola semua tag yang dibutuhkan dalam satu tempat, mengontrol kapan tag dipicu, serta melacak performa Conversion Action secara akurat.

Untuk memulai melacak performa Conversion Action, pertama-tama Anda perlu membuat Tag Anda sendiri di dalam Google Tag Manager. Setelah membuat Tag sendiri, masukkan tag baru ke dalam situs web Anda, dan kemudian uji tag untuk memastikan berfungsi. Setelah itu, aktifkan mode siaran dan selesai. Sekarang Anda dapat melacak dan menganalisa performa Anda dari pendaftaran, formulir, dan pembelian dengan lebih mudah menggunakan Google Tag Manager.

2. Melihat Laporan Performa

Melihat Laporan Performa

Google Ads menawarkan laporan performa yang menyediakan informasi penting yang diperlukan untuk meningkatkan kampanye Ads Anda. Ada beberapa jenis laporan performa di Google Ads, termasuk laporan konversi, laporan kampanye, dan laporan detail kampanye.

Laporan konversi melacak performa Conversion Action yang telah dilakukan oleh pengguna, seperti transaksi atau klik pada tombol “hubungi kami”. Dalam laporan ini, kamu dapat melihat seberapa banyak pengguna yang telah mengambil tindakan “konversi” pada situs web Anda. Terdapat berbagai macam tipe konversi, seperti Konversi Halaman Web, Konversi Telpon, Konversi Online, dan masih banyak lagi.

Laporan kampanye memberikan informasi tentang performa kampanye Google Ads pada tingkat tinggi, termasuk klik, biaya, dan rasio konversi. Sedangkan pada laporan detail kampanye, pengguna dapat melihat dan mengatur setiap kampanye secara rinci, termasuk kata kunci yang dioptimalkan serta iklan yang dihasilkan dari kampanye tersebut.

3. Menggunakan Fitur Pelacakan Konversi

Penggunaan Fitur Pelacakan Konversi

Google Ads juga menyediakan fitur pelacakan konversi, di mana pengguna dapat menambahkan tag pelacakan ke dalam situs web mereka. Fitur pelacakan konversi membutuhkan kode pelacakan dan dipasang pada setiap halaman situs web yang ingin dilacak. Fitur ini juga memungkinkan untuk melacak berbagai tindakan pengguna, seperti “tombol beli” atau “hubungi kami”.

Fitur pelacakan konversi memungkinkan pengguna untuk melacak tindakan konversi, mulai dari besarnya pengunjung yang mengklik iklan hingga tingkat konversi yang dihasilkan. Dengan mengaktifkan alat ini, pengguna dapat memantau setiap tindakan pengguna dengan detail, serta melihat laporan performa lengkap dari setiap kampanye.

Berdasarkan tiga cara di atas, kamu dapat melacak dan mengoptimalkan performa Conversion Action pada kampanye Google Ads anda. Pertimbangkan untuk menggunakan salah satu atau bahkan ketiga alat di atas untuk memastikan Anda memanfaatkan potensi penuh dari Google Ads untuk bisnis Anda. Terus berlatih dan mencoba berbagai strategi, lalu analisalah hasil kampanye Anda untuk meningkatkan kualitas bisnis dan meningkatkan konversi Anda.

Tips untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads


Tips untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads

Google Ads adalah salah satu platform periklanan online terbesar di dunia, dengan jutaan pengguna dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Platform ini memungkinkan pengiklan untuk menargetkan audiens yang tepat dengan menggunakan berbagai macam fitur dan opsi iklan. Salah satu elemen penting dari Google Ads adalah Conversion Action. Conversion Action adalah tindakan yang diinginkan pengiklan dari pengguna setelah melihat iklan mereka. Misalnya, pengiklan ingin pengguna untuk membuat panggilan telepon, mengisi formulir pendaftaran, atau melakukan pembelian online. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips yang berguna untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads Anda.

Pahami Audience Anda


Pahami Audience Anda

Tips pertama untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads Anda adalah dengan memahami audiens Anda dengan baik. Setiap iklan yang Anda buat harus ditargetkan kepada audiens yang tepat dengan menggunakan kata kunci yang sesuai, demografi, preferensi, dan perilaku. Ini akan membantu memastikan bahwa iklan Anda terlihat oleh orang yang tepat, dan dengan demikian meningkatkan kemungkinan mereka untuk melaksanakan Conversion Action.

Buat Iklan yang Menarik dan Relevan


Buat Iklan yang Menarik dan Relevan

Tips kedua untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads Anda adalah dengan memastikan bahwa iklan Anda menarik dan relevan. Iklan yang menarik dan relevan akan membuat orang lebih tertarik untuk mengklik iklan Anda dan melakukan Conversion Action. Pastikan judul iklan, deskripsi, dan kata kunci yang Anda gunakan sesuai dengan halaman arahan dan Conversion Action yang Anda tawarkan.

Optimalkan Halaman Landing


Optimalkan Halaman Landing

Tips ketiga untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads Anda adalah dengan mengoptimalkan halaman landing Anda. Halaman landing atau halaman arahan Anda harus mudah dipahami, menarik, dan responsif. Pastikan bahwa halaman arahan Anda relevan dengan iklan Anda dan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sebelum mereka melakukan Conversion Action. Jangan membuat halaman arahan yang terlalu kompleks atau membingungkan karena ini akan membuat pengguna berpikir dua kali untuk melakukan tindakan yang diinginkan.

Uji dan Pelajari


Uji dan Pelajari

Tips keempat untuk meningkatkan performa Conversion Action di Google Ads Anda adalah dengan melakukan uji coba dan pengujian secara teratur. Cobalah berbagai strategi dan teknik untuk melihat apa yang paling efektif untuk bisnis Anda. Jangan takut untuk mencoba ide-ide baru atau percobaan yang mengemuka. Pelajari dari pengalaman Anda dan teruslah berkembang untuk mencapai hasil yang lebih baik dan lebih baik.

Kesimpulan


Kesimpulan

Google Ads adalah platform iklan online yang sangat berguna bagi bisnis apa pun yang ingin meningkatkan kehadiran mereka di internet. Conversion Action adalah kunci keberhasilan dalam kampanye iklan Google Ads karena memberikan wawasan tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan iklan Anda. Dengan melakukan tips yang disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan performa conversion action di Google Ads Anda dan membawa bisnis Anda ke tingkat selanjutnya.

Pentingnya analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads


Pentingnya analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Google Ads merupakan platform penyedia iklan online yang efektif untuk menjangkau khalayak luas dalam waktu singkat. Salah satu fitur dari Google Ads yang sangat penting dalam mengoptimalkan iklan adalah Conversion Action atau tindakan konversi.

Tindakan konversi adalah tindakan yang diinginkan pengiklan dari pengunjung atau pelanggan setelah melihat iklan. Misalnya, tindakan konversi dapat berupa mengisi formulir, melakukan pembelian produk, atau mendaftar ke newsletter. Proses analisa dan perbaikan Conversion Action menjadi sangat penting untuk menjaga kinerja iklan tetap efektif dan efisien.

Berikut ini adalah 5 alasan mengapa analisis dan perbaikan Conversion Action sangat penting dalam Google Ads:

1. Mengukur Efektivitas Iklan

Melakukan analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Dengan Conversion Action yang ditetapkan dengan benar, kita bisa dengan mudah mengukur efektivitas iklan kita berdasarkan tindakan konversi yang tercapai. Hal ini memungkinkan kita untuk mengetahui apakah iklan kita bekerja dengan baik atau tidak, serta menemukan tindakan yang harus kita lakukan untuk memperbaiki kinerja iklan kita secara keseluruhan.

2. Meningkatkan Konversi

Melakukan analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Dengan mengetahui Conversion Action yang paling efektif, kita bisa meningkatkan konversi dengan memfokuskan iklan kita pada tindakan konversi tersebut. Hal ini juga membantu dalam mengoptimalkan anggaran iklan kita, karena kita bisa memprioritaskan ketertarikan pengunjung terhadap tindakan konversi tertentu.

3. Memperbaiki Kelemahan pada Situs Web

Melakukan analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Jika angka konversi kita rendah, mungkin ada masalah pada situs web kita. Dengan menganalisis Conversion Action, kita bisa mendeteksi kelemahan dalam halaman situs web kita yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan tingkat konversi. Misalnya, mungkin itu karena halaman yang membingungkan, atau mungkin informasi yang tidak cukup detail mengenai produk/solusi yang ditawarkan.

4. Menentukan Target Audiens yang Tepat

Melakukan analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Dengan memahami tindakan konversi yang dilakukan pengunjung, kita bisa menentukan target audiens yang tepat untuk kampanye iklan kita. Misalnya, jika produk kita menawarkan konsultasi gratis, kita bisa merujuk pada pengunjung yang sangat tertarik pada tindakan konversi tersebut. Hal ini menghasilkan jumlah konversi yang lebih tinggi, biaya iklan yang lebih rendah, dan hasil yang lebih efektif.

5. Memperbaiki Pesan Iklan Kita

Melakukan analisis dan perbaikan Conversion Action di Google Ads

Dalam mengotimalkan kinerja iklan, kita juga harus memperbaiki pesan iklan kita. Dalam pengaturan Conversion Action, Google memungkinkan kita untuk menggunakan “penyesuaian tawaran” saat iklan kita dipertunjukkan pada pengunjung yang kita targetkan. Ini memungkinkan kita untuk menampilkan pesan iklan yang tepat apabila pengunjung bergerak maju dengan tindakan konversi. Kita dapat menggunakan penyesuaian tawaran ini sebagai rujukan untuk merancang iklan yang lebih efektif.

Dalam kesimpulan, memahami dan mengoptimalkan Conversion Action pada Google Ads dapat membalikkan hasil iklan yang merugikan menjadi sukses. Dalam melakukan hal ini, kita memahami siapa pengunjung kita, apa yang mereka inginkan, dan bagaimana cara membuat iklan kita lebih persuasif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *