Cara Memilih Keyword Google Ads yang Efektif di Indonesia

  • Whatsapp

Mengenal Keyword di Google Ads


Mengenal Keyword di Google Ads

Menjalankan iklan di Google Ads membutuhkan pemilihan kata kunci (keyword) yang tepat. Keyword adalah ide atau topik yang digunakan untuk menemukan sebuah halaman web di mesin pencari. Proses memilih kata kunci yang tepat dalam Google Ads disebut dengan istilah keyword research. Proses ini sangat penting, mengingat kata kunci yang dipilih akan menentukan kepada siapa iklan ditampilkan.

Salah satu cara yang tepat untuk memilih kata kunci yang tepat adalah dengan melakukan riset kata kunci yang relevan dengan usaha Anda. Riset kata kunci ini akan menentukan bagaimana pengguna internet menemukan bisnis Anda ketika mereka mencari di Google. Sebagai contoh, jika Anda menjual produk fashion, maka kata kunci yang tepat mungkin adalah “fashion wanita” atau “fashion pria”.

Selain melakukan riset kata kunci, Anda juga harus memilah-milah kata kunci yang sesuai dengan tujuan iklan Anda. Ada tiga jenis kata kunci di Google Ads, yaitu:

  • Kata Kunci Broad Match – Iklan akan muncul bila pengguna mencari frasa yang memiliki kata kunci dalam urutan apapun. Contohnya jika Anda menempatkan kata kunci “hijab”, iklan Anda dapat muncul ketika pengguna mencari “model hijab”, “tutorial hijab” atau “hijab terbaru”. Kata kunci broad match dapat membantu meningkatkan jangkauan iklan.
  • Kata Kunci Phrase Match – Iklan akan muncul bila pengguna mencari frasa yang mengandung kata kunci Anda dalam urutan kata yang tepat. Contohnya, jika Anda menempatkan kata kunci “sepatu pria”, iklan Anda dapat muncul ketika pengguna mencari “sepatu pria Nike” atau “sepatu pria untuk kuliah”.
  • Kata Kunci Exact Match – Iklan akan muncul jika pengguna mencari persis kata kunci yang Anda pilih. Contohnya, jika Anda menempatkan kata kunci “tas murah”, iklan Anda hanya akan muncul ketika pengguna mencari kata kunci “tas murah” dan tidak akan muncul ketika pengguna mencari “tas sekolah murah” atau “tas branded murah”. Kata kunci exact match dapat membantu meningkatkan relevansi iklan Anda.

Memilih kata kunci yang tepat sangat penting untuk kesuksesan iklan Anda di Google Ads. Kemampuan untuk memilih kata kunci yang tepat akan membantu meningkatkan daya saing bisnis Anda di pasar online dan meningkatkan efektivitas kampanye iklan Anda.

Menguji Daya Saing Keyword


Menguji Daya Saing Keyword Indonesia

Sebelum memilih keyword untuk Google Ads, pastikan terlebih dahulu untuk menguji daya saingnya. Daya saing keyword untuk setiap industri atau bisnis dapat berbeda-beda dan perlu dipertimbangkan agar kampanye iklan yang dilakukan dapat sukses dan efektif.

Terdapat beberapa cara untuk menguji daya saing keyword, di antaranya sebagai berikut:

1. Gunakan Google Keyword Planner untuk Mengevaluasi Daya Saing

Google Keyword Planner adalah salah satu alat bantu yang dapat digunakan untuk menganalisis daya saing sebuah keyword. Dalam alat ini, akan muncul perkiraan jumlah penelusuran global, jumlah penelusuran lokal, dan level persaingan sebuah keyword.

Dalam hal ini, level persaingan mengindikasikan seberapa sulit untuk menempatkan iklan pada halaman depan untuk suatu keyword. Level persaingan yang tinggi menandakan bahwa banyak pengiklan yang bersaing untuk menempatkan iklannya pada halaman depan dengan keyword itu.

Dalam mengevaluasi daya saing keyword menggunakan Google Keyword Planner, pastikan untuk memilih keyword yang memperlihatkan jumlah penelusuran lokal yang tinggi, jumlah penelusuran global yang sedikit, dan level persaingan yang sedang atau rendah.

2. Analisis Kata Kunci dengan Ukuran Volume dan CPC

Analisis Kata Kunci dengan Ukuran Volume dan CPC Indonesia

Selain menggunakan Google Keyword Planner, ada cara lain untuk mengevaluasi daya saing keyword yaitu dengan mengukur seberapa popular sebuah keyword dengan menggunakan ukuran volume pencarian dan biaya per klik (CPC).

Volume pencarian menunjukkan jumlah orang yang mencari suatu kata kunci per bulan. Semakin banyak orang yang mencari kata kunci, semakin besar potensi bisnis Anda untuk menghasilkan lebih banyak lalu lintas ke situs web.

CPC menunjukkan biaya untuk setiap klik iklan Anda untuk kata kunci tertentu. Jika CPC tinggi, ini berarti bahwa banyak pengiklan bersaing untuk menempatkan iklan mereka di sana, yang berarti daya saing kata kunci tinggi.

Dalam mengevaluasi daya saing keyword dengan ukuran volume dan CPC, cari kata kunci dengan volume pencarian tinggi (setidaknya 100 pencarian per bulan) dan biaya per klik yang rendah.

3. Manfaatkan Alat Bantu Analisis Keyword

Terdapat banyak alat bantu analisis kata kunci yang tersedia di internet, mulai dari gratis hingga berbayar. Beberapa alat ini mencakup analisis daya saing kata kunci yang berguna untuk menemukan kata kunci dengan persaingan rendah atau sedang.

Contoh-alat-alat bantu analisis kata kunci yang bisa digunakan, seperti Google Trends, SEMRush, Ahrefs, Ubersugget, dan lain-lain.

Secara keseluruhan, menguji daya saing kata kunci sebelum memilih keyword untuk Google Ads dapat membantu memaksimalkan efektivitas iklan dan menghemat biaya. Cobalah ketiga metode ini untuk mengevaluasi daya saing kata kunci dan temukan kata kunci yang paling sesuai dengan bisnis Anda.

Mendefinisikan Target Audience


Mendefinisikan Target Audience

Saat memilih keyword untuk Google Ads, sangat penting untuk menentukan target audiens terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memilih keyword yang relevan dengan target market Anda agar iklan mampu menarik perhatian dan mendorong minat beli konsumen. Jadi, bagaimana cara mendefinisikan target audiens? Berikut penjelasannya:

1. Menentukan Jenis Kelamin

Anda perlu menentukan jenis kelamin target audiens dengan spesifik agar mampu memilih keyword yang lebih sesuai. Misalnya, jika Anda menjual produk kecantikan wanita, maka target audiens Anda adalah perempuan. Sebaliknya, jika Anda menjual produk otomotif, maka target audiens Anda adalah laki-laki.

Menentukan Jenis Kelamin

2. Mengidentifikasi Umur

Tujuan dari mengidentifikasi umur adalah menemukan kata kunci yang sesuai dengan karakteristik target audiens. Sebagai contoh, kata kunci “wisata anak” lebih cocok dipilih jika target audiens Anda adalah anak berusia 5-12 tahun. Sebaliknya, jika target audiens Anda adalah remaja, maka kata kunci “wisata remaja” lebih tepat.

Mengidentifikasi Umur

3. Menentukan Lokasi

Menentukan lokasi juga sangat penting karena memungkinkan Anda untuk memilih kata kunci yang lebih spesifik. Sebagai contoh, jika Anda menjual produk makanan khas Padang, maka target audiens Anda berada di daerah Sumatera Barat. Oleh karena itu, kata kunci yang tepat adalah “makanan Padang di Sumatera Barat” bukan hanya “makanan Padang”.

Menentukan Lokasi

Memilih keyword yang tepat adalah salah satu hal penting agar iklan di Google Ads berhasil menarik minat konsumen target Anda. Selain itu, cara memilih keyword juga harus berdasarkan karakteristik target audiens yang jelas dan spesifik agar mudah memilih kata kunci yang sesuai. Semoga informasi ini dapat membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari Google Ads!

Menggunakan Alat Bantu untuk Memilih Kata Kunci


Google Ads Keyword Planner

Memilih kata kunci yang tepat merupakan salah satu faktor untuk menentukan sukses atau tidaknya kampanye iklan di Google Ads. Oleh karena itu, diperlukan alat bantu untuk membantu dalam memilih kata kunci yang tepat dan relevan untuk bisnis Anda. Di bawah ini adalah beberapa alat bantu yang dapat digunakan:

Google Ads Keyword Planner

Google Ads Keyword Planner

Ini adalah salah satu alat bantu terpopuler untuk memilih kata kunci di Google Ads. Alat ini menyediakan banyak informasi penting, termasuk daftar kata kunci, statistik kata kunci, dan perkiraan biaya iklan. Anda dapat memasukkan kata kunci yang relevan dan melihat tren pencarian dan perkiraan volume pencarian untuk setiap kata kunci. Aplikasi alat ini di sini akan sangat membantu dalam keyword research yang anda lakukan.

Ubersuggest

Ubersuggest

Ubersuggest adalah alat bantu gratis lainnya yang membantu dalam memilih kata kunci. Alat ini menyediakan saran kata kunci berdasarkan kata kunci yang telah dimasukkan. Selain itu, terdapat juga informasi tentang volume pencarian, perkiraan biaya iklan, dan kesulitan persaingan untuk setiap kata kunci. Anda dapat menggunakan fitur pencarian yang memungkinkan Anda untuk mencari ide kata kunci baru.

SEMrush

SEMrush

SEMrush juga merupakan alat bantu berbayar yang digunakan oleh para profesional pemasaran. Alat ini menyediakan informasi yang sangat detail tentang kata kunci dan persaingan kata kunci. Di sini Anda dapat melihat kata kunci yang digunakan oleh pesaing Anda dan mengetahui seberapa sering kata kunci tersebut dicari. Alat ini juga bisa membantu Anda memahami tren pencarian dan memberikan saran untuk meningkatkan kampanye iklan Anda.

WordStream

WordStream

WordStream adalah alat bantu berbayar lainnya untuk memilih kata kunci di Google Ads. Alat ini sangat berguna untuk membangun kampanye iklan yang sukses. WordStream menyediakan kata kunci yang tepat dan menunjukkan persaingan kata kunci, volume pencarian, dan biaya iklan. Alat ini akan membantu Anda menyusun kampanye iklan yang sesuai dengan anggaran dan bidang industri Anda.

BuzzSumo

BuzzSumo

Alat gratis ini sangat berguna untuk memahami tren terkini di pasar dan di media sosial. Anda dapat memasukkan kata kunci untuk melihat konten apa yang telah dibagikan secara online. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui topik yang sedang tren dan mencari kata kunci terkait. Indikator sosial adalah salah satu fitur yang berguna di BuzzSumo. Alat ini akan menunjukkan bagaimana topik topik tertentu dibagikan di media sosial dan juga akan menunjukkan target audience.

Dengan menggunakan alat bantu ini untuk memilih kata kunci, Anda akan dapat menemukan kata kunci yang tepat dan relevan untuk bisnis Anda. Informasi yang diberikan oleh alat bantu memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan kampanye iklan Anda dan meningkatkan ROI. Pastikan Anda menggunakan kombinasi alat bantu ini untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Memilih Kata Kunci dengan Cermat dan Tepat Sasaran


Memilih Kata Kunci dengan Cermat dan Tepat Sasaran

Dalam mengiklankan produk atau jasa di Google Ads, kita harus memilih kata kunci dengan cermat dan tepat sasaran. Mengapa? Karena Kata kunci adalah kunci utama untuk menampilkan iklan kita di halaman hasil pencarian Google. Oleh karena itu, memilih kata kunci yang tepat sangatlah penting untuk meningkatkan visibilitas iklan kita dan menjangkau audiens target kita.

1. Lakukan Riset Kata Kunci

Lakukan Riset Kata Kunci

Sebelum memilih kata kunci, kita harus melakukan riset kata kunci terlebih dahulu. Riset kata kunci adalah suatu cara untuk menentukan kata kunci yang sering dicari oleh pengguna Google. Ada banyak cara untuk melakukan riset kata kunci, namun cara yang paling umum adalah dengan menggunakan Google Keyword Planner.

2. Pilih Kata Kunci Sesuai dengan Tujuan Kampanye

Pilih Kata Kunci Sesuai dengan Tujuan Kampanye

Kita harus memilih kata kunci yang sesuai dengan tujuan kampanye kita. Jika tujuan kampanye kita adalah untuk meningkatkan penjualan, maka kita harus memilih kata kunci yang berhubungan dengan produk atau jasa kita. Jika tujuan kampanye kita adalah untuk meningkatkan kunjungan ke website kita, maka kita harus memilih kata kunci yang berhubungan dengan topik website kita.

3. Gunakan Kata Kunci yang Spesifik

Gunakan Kata Kunci yang Spesifik

Kita harus memilih kata kunci yang spesifik atau long-tail keyword. Long-tail keyword adalah kata kunci yang lebih khusus dan sangat relevan dengan produk atau jasa kita. Kata kunci yang spesifik akan memudahkan iklan kita ditampilkan di halaman hasil pencarian Google.

4. Perhatikan Tingkat Persaingan dan Volume Pencarian

Perhatikan Tingkat Persaingan dan Volume Pencarian

Perhatikan tingkat persaingan dan volume pencarian kata kunci yang kita pilih. Jika kata kunci kita memiliki tingkat persaingan yang tinggi, maka harga iklan kita akan semakin mahal. Namun, jika kata kunci kita memiliki volume pencarian yang rendah, maka iklan kita tidak akan ditampilkan sering di halaman hasil pencarian Google.

5. Gunakan Kata Kunci Negatif

Gunakan Kata Kunci Negatif

Guna menghindari iklan kita tampil di keyword yang tidak sesuai, kita harus menggunakan kata kunci negatif. Kata kunci negatif adalah kata kunci yang tidak ingin kita sasar oleh iklan kita. Contoh, jika kita menjual produk gadget, kita bisa menggunakan kata kunci negatif seperti “gratis” atau “bekas”, sehingga iklan kita tidak tertarget pada orang yang mencari gadget bekas atau gratis.

Dalam memilih keyword untuk Google Ads, kita harus benar-benar selektif dan berpikir cerdas. Bukan hanya kata kunci yang paling sering dicari yang akan memberi kita hasil yang terbaik. Namun, kata kunci yang menyasar target pasar yang relevan dengan produk dan tujuan iklan kita juga harus menjadi pertimbangan utama. Semoga penjelasan di atas dapat membantu kamu memilih kata kunci yang tepat dan meningkatkan visibilitas iklan kamu di Google Ads.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *